DASAR-DASAR ELEKTRONIKA
Komponen Elektronika
• Komponen elektronika adalah benda-benda yang menjadi bagian dari suatu rangkaian listrik, yang
masing-masing memiliki fungsi tersendiri dan menimbulkan efek tertentu pada rangkaian tersebut.
• Pada dasarnya, komponen elektronika dikelompok-kan menjadi 2 :


•Resistor variabel atau potensiometer, yaitu resistor yang besarnya hambatan dapat diubah-ubah.
•Yang termasuk potensiometer ini antara lain : Resistor KSN (Koefisien Suhu Negatif), Resistor LDR (Light Dependent Resistor) dan Resistor VDR (Voltage Dependent Resistor).

• Resistor KSN atau thermistor
Resistor KSN adalah resistor yang nilai
hambatannya bergantung pada suhu yang
mengenainya. Apabila suhu semakin besar, maka
nilai hambatan resistor tersebut akan mengecil.
Simbolnya adalah sbb :

• Resistor LDR
Adalah jenis resistor yang nilai resistansinya
bergantung dari intensitas cahaya yang
diterimanya. Nilai hambatannya akan turun jika
dikenai cahaya yang terang. Simbolnya adalah :
• Resistor VDR
Adalah jenis resistor yang nilai hambatannya
tergantung tegangan. Nilai resistansinya rendah
saat tegangannya tinggi. Simbolnya adalah sbb :

KODE WARNA RESISTOR 4 GELANG

Gelang 1 (Oranye ) = 3
Gelang 2 ( Biru ) = 6
Gelang 3 (Merah ) = 10*2
Gelang 4 (Emas ) = 5%
Nilai Resistansi = 36 x 10*2+ 5% Ω
• Resistor yang mempunyai kode angka dan huruf biasanya adalah resistor lilitan kawat yang diselubungi dengan keramik/porselin,
• Arti kode angka dan huruf pada resistor dengan kode 5 W 22 R
• J adalah sebagai berikut :
• 5 W berarti kemampuan daya resistor besarnya 5 watt
• 22 R berarti besarnya resistansi 22 Ω
• Dengan besarnya toleransi 5%
KAPASITOR = KONDENSATOR
• Adalah komponen pasif dengan dua terminal yang dapat menyimpan energi listrik sementara dalam bentuk medan listrik. Satuan kapasitansinya dinyatakan dengan satuan Farad (setara dengan 1 Coulomb/Volt).
• Besar kapasitansi (C) berkisar antara 1picoFarad /pF (10 miliFarad /mF (10-3).-12
• Umumnya, terdiri dari 2 piringan konduktor yang dipisahkan oleh bahan dielektrik.
INDUKTOR
• Induktor adalah komponen pasif yang dapat menyimpan energi sementara dalam bentuk medan magnet.
• Kapasitas induktor dinyatakan dalam satuan H (Henry) = 1000mH (mili Henry). Kapasitas induktor dinyatakan dengan lambang L.
• Umumnya, besar nduktansi berkisar antara 1 µH (10−6H) sampai 1 H.
• Terdiri atas inti magnetik dari besi atau ferit yang dililit oleh konduktor (koil).
Reaktansi Kapasitif dan Induktif
• Switch/Saklar: peralatan mekanis yang digunakan untuk memutus arus, dibentuk dengan sejumlah penghubung dan sejumlah penarik.
Komponen Aktif
•Dioda semikonduktor dibentuk dengan cara menyambungkan semi-konduktor tipe p dan semikonduktor tipe n. Pada saat terjadinya sambungan (junction) p dan n, hole-hole pada bahan p dan elektron-elektron pada bahan n disekitar sambungan cenderung untuk berkombinasi. Yang kemudian mengijinkan arus bergerak melalui anoda menuju ke kathoda.
• Komponen elektronika adalah benda-benda yang menjadi bagian dari suatu rangkaian listrik, yang
masing-masing memiliki fungsi tersendiri dan menimbulkan efek tertentu pada rangkaian tersebut.
• Pada dasarnya, komponen elektronika dikelompok-kan menjadi 2 :
- Komponen Pasif, komponen yang tidak sepenuhnya bergantung pada sumber energi dan tidak dapat memberikan tambahan energi pada rangkaian.
- Komponen Aktif, komponen yang bergantung pada sumber energi dan dapat memberikan tambahan energi pada rangkaian.
Komponen Pasif : Resistor
- Terdiri dari: resistor, kapasitor, induktor, switch, dan relay.
- Resistor adalah tahanan atau hambatan listrik, berfungsi untuk menghambat arus listrik yang melewatinya. Satuan harga resistor adalah Ohm.1 MΩ (Mega ohm) = 1000 KΩ (kilo ohm) = 106 Ω (ohm)
- Resistor tetap yaitu resistor yang nilai hambatannya relatif tetap, biasanya terbuat dari karbon, kawat atau paduan logam. Nilai hambatannya ditentukan oleh tebalnya dan panjangnya lintasan karbon.
Simbol :



•Resistor variabel atau potensiometer, yaitu resistor yang besarnya hambatan dapat diubah-ubah.
•Yang termasuk potensiometer ini antara lain : Resistor KSN (Koefisien Suhu Negatif), Resistor LDR (Light Dependent Resistor) dan Resistor VDR (Voltage Dependent Resistor).

• Resistor KSN atau thermistor
Resistor KSN adalah resistor yang nilai
hambatannya bergantung pada suhu yang
mengenainya. Apabila suhu semakin besar, maka
nilai hambatan resistor tersebut akan mengecil.
Simbolnya adalah sbb :

• Resistor LDR
Adalah jenis resistor yang nilai resistansinya
bergantung dari intensitas cahaya yang
diterimanya. Nilai hambatannya akan turun jika
dikenai cahaya yang terang. Simbolnya adalah :
• Resistor VDRAdalah jenis resistor yang nilai hambatannya
tergantung tegangan. Nilai resistansinya rendah
saat tegangannya tinggi. Simbolnya adalah sbb :
KODE WARNA RESISTOR 4 GELANG

Gelang 1 (Oranye ) = 3
Gelang 2 ( Biru ) = 6
Gelang 3 (Merah ) = 10*2
Gelang 4 (Emas ) = 5%
Nilai Resistansi = 36 x 10*2+ 5% Ω
• Resistor yang mempunyai kode angka dan huruf biasanya adalah resistor lilitan kawat yang diselubungi dengan keramik/porselin,
• Arti kode angka dan huruf pada resistor dengan kode 5 W 22 R
• J adalah sebagai berikut :
• 5 W berarti kemampuan daya resistor besarnya 5 watt
• 22 R berarti besarnya resistansi 22 Ω
• Dengan besarnya toleransi 5%
KAPASITOR = KONDENSATOR
• Adalah komponen pasif dengan dua terminal yang dapat menyimpan energi listrik sementara dalam bentuk medan listrik. Satuan kapasitansinya dinyatakan dengan satuan Farad (setara dengan 1 Coulomb/Volt).
• Besar kapasitansi (C) berkisar antara 1picoFarad /pF (10 miliFarad /mF (10-3).-12
• Umumnya, terdiri dari 2 piringan konduktor yang dipisahkan oleh bahan dielektrik.
INDUKTOR
• Induktor adalah komponen pasif yang dapat menyimpan energi sementara dalam bentuk medan magnet.
• Kapasitas induktor dinyatakan dalam satuan H (Henry) = 1000mH (mili Henry). Kapasitas induktor dinyatakan dengan lambang L.
• Umumnya, besar nduktansi berkisar antara 1 µH (10−6H) sampai 1 H.
• Terdiri atas inti magnetik dari besi atau ferit yang dililit oleh konduktor (koil).
Reaktansi Kapasitif dan Induktif
• Switch/Saklar: peralatan mekanis yang digunakan untuk memutus arus, dibentuk dengan sejumlah penghubung dan sejumlah penarik.
Komponen Aktif
•Dioda semikonduktor dibentuk dengan cara menyambungkan semi-konduktor tipe p dan semikonduktor tipe n. Pada saat terjadinya sambungan (junction) p dan n, hole-hole pada bahan p dan elektron-elektron pada bahan n disekitar sambungan cenderung untuk berkombinasi. Yang kemudian mengijinkan arus bergerak melalui anoda menuju ke kathoda.





















Komentar
Posting Komentar